Game Based Learning 2009

Bermain Game Online

Pertandingan-Pertandingan yang Sudah Terbukti diatur Bandar Judi

12

Pernahkah anda mendengar yang namanya Match-Fixing atau Pengaturan skor? Jika belum, ini adalah sebuah usaha untuk mengatur skor dalam sebuah pertandingan sepak bola yang sengaja diatur sebelum  pertandingan berlangsung. Ternyata hal ini bukanlah hal yang asing dan baru lagi. Tidak percaya?  Ternyata memang benar karena skor pertandingan sepak bola tersebut sudah diatur oleh bandar Judi. Mau tahu pertandingan apa saja yang mengalami Match-Fixing itu? Di bawah ini ada beberapa pertandingan yang sudah terbukti diatur oleh bandar judi.

Sheffield Wednesday vs Ipswich Town (1962)

Sepak bola Inggris dikejutkan oleh pengaturan skor yang mana disinyalir dilakukan oleh bandar  Judi. Yang menjadi dalang dari ini semua adalah seorang pemain judi bola sepak bola bernama Jimmy Gauld, yang berasal dari Skotlandia, yang pernah membela St. Johnstone, Plymouth Argyle, dan Swindon Town selama karirnya. Gauld yang menjadi mafia, melalukan aksi pertamanya di dalam sebuah pertandingan antara Sheffield Wednesday melawan Ipswich Town dalam First Division Football League. Ia mengajak mantan rekannya yang ada di Swindon yang bernama David Layne. Kala itu Layne bermain untuk Sheffield Wednesday. Tidak cukup sampai di situ saja, Gauld pun bekerja sama dengan 2 pemain Ipswich yang lainnya yaitu Tony Kay dan Peter Swan.

Untuk rekannya Layne, Gauld sendiri memintanya untuk tetap memastikan bahwa Sheffield kalah. Sebaliknya, ia meminta Kay dan Swan untuk memastikan bahwa Ipswich menang. Dan benar, pada akhirnya Sheffield kalah atas Ipswich dengan skor 0-2. Namun yang menarik dari kasus pengaturan skor dari bandar Judi ini bisa terkuak ke publik setelah pada tahun 1965 Gauld mengakui perbuatannya pada majalah Inggris bernama Sunday People. Ternyata tak hanya pertandingan itu saja, Gauld juga mengatur skor  banyak pertandingan di Inggris. Akhirnya mereka mendapatkan hukuman dilarang bermain selama 7 tahun lamanya.

Manchester United vs Liverpool (1915)

Siapa yang menyangka bahwa klub besar seperti Manchester United dan Liverpool akan menjadi korban pengaturan skor bandar Judi? Tepat pada tanggal 2 April 1915 di Old Trafford, sebelum jalannya laga, banyak sekali pihak yang meyakini bahwa duel antara kedua tim ini akan berlangsung amat seru. Apalagi waktu itu, sang tuan rumah tengah berjuang untuk keluar dari jurang degradasi. Sedangkan tamunya, Liverpool yang saat itu hanya berapa di papan tengah, bisa termotivasi untuk bisa memperbaiki posisi mereka saat itu. Akan tetapi sayang sekali, jalannya pertandingan kala itu justru antiklimaks.

Seperti yang sudah diprediksi banyak pihak, MU, memang berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor telak 2-0. Akan tetapi banyak sekali pihak, termasuk juga wasit serta pengamat sepak bola, yang menilai bahwa ada banyak kejanggalan dalam pertandingan itu. Yang pertama, Liverpool amat loyo, seperti mereka ogah-ogahan bermain. Hal tersebut terlihat dari kegagalan para pemainnya mengeksekusi tendangan penalti. Yang kedua, karena reaksi para punggawa The Reds. Saat salah seorang pemainnya hampir mencetak gol dan malah kena tiang gawang, teman-temannya malah seperti memprotesnya.

Pasca pertandingan itu, ternyata muncul selebaran yang menunjukkan bahwa pertandingan itu sudah diatur oleh perusahaan Judi. Dan setelah dilakukan penyelidikan memang benar ada 7 pemain dari dua kesebelasan itu yang terlibat.

Siapa yang menyangka kalau ternyata kesebelasan-kesebelasan besar memiliki potensi pemain yang mengatur pertandingan dengan bekerja sama dengan bandar Judi? Sungguh fakta yang sangat mengejutkan,  bukan?

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.